Wajah Muslim Indonesia
June 30, 2008
Assalamu’alaykum wr. wb.
Kegiatan “Wajah Muslim Indonesia” merupakan acara pameran budaya yang menampilkan berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia. Pameran diwujudkan dalam performance kebudayaan oleh putra-putri daerah di Indonesia pada tanggal 23-24 Juli 2008, jam 09.00-selesai WIB di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok. GRATIS…!!!
Ulasan lebih lanjut mengenai kebudayaan di Indonesia akan dibahas dalam sesi talkshow yang merupakan salah satu bagian dari acara ini. Kegiatan dengan tema “Budaya Indonesia Cermin Masyarakat Islam Bersahabat” ini diselenggarakan berdampingan dengan program pemerintah yang dilaksanakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata yaitu “Visit Indonesia Year 2008, Celebrating 100 Years of National Awakening”.
Dalam penyelenggaraan “Wajah Muslim Indonesia”, insya Allah SALAM UI akan bekerja sama dengan instansi terkait seperti , Majelis Ulama Indonesia, dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. SALAM UI juga memiliki jaringan kampus nasional yang meliputi lebih dari 500 perguruan tinggi di Indonesia yang tergabung dalam FSLDK untuk turut serta dalam kegiatan ini.
Anda dapat turut berpartisipasi dalam menyukseskan program ini dengan menyalurkan donasi anda ke nomer rekening:
BNI CABANG UI DEPOK
NOMER REKENING 0135131837
ATAS NAMA MUTIARA SOPRIMA
Apabila Anda berasal dari instansi perusahaan, dan bermaksud menjadi sponsor pada acara ini, dapat melihat keterangan lebih lanjut pada bagian SPONSORSHIP.
===================================================================
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapapun yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Menggetahui.” QS Al Baqarah 261
Barang siapa berniat melakukan suatu kebaikan dan ia tidak dapat melakukannya, maka ia memperoleh satu pahala, dan barang siapa melakukan satu dosa, ia memperoleh satu dosa sebagai balasannya. Barangsiapa melakukan kebaikan apa saja, ia akan memperoleh pahala sepuluh kali lipat. Dan barangsiapa membelanjakan hartanya di jalan Allah swt, ia akan mendapat pahala 700 kali lipat dari setiap harta yang dibelanjakannya. Sedangkan manusia itu ada empat macam, yaitu:
1. 1. Orang yang kaya di dinaua dan kaya di akhirat
2. 2. Orang yang kaya di dunia dan miskin di akhirat
3. 3. Orang yang miskin di dunia dan kaya akhirat
4. 4. Orang yang miskin di dunia dan miskin di akhirat
Rusaknya dan miskinnya amalan di dunia menyebabkan seseorang tidak memperoleh apapun di akhirat kelak sehingga orang seperti itu rugi di dunia dan rugi di akhirat. Abu Huraihah ra meriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda, “Barang siapa bersedekah satu biji kurma dengan syarat dari harta yang halal, bukan dari harta yang haram—karena Allah swt hanya menerina harta yang baik—maka Allah swt akan memelihara sedekah itu sebagaimana kalian memelihara anak kuda kalian sehingga sedekah itu menjadi besar seperti gunung”
Dalam hadist yang lain disebutkan, bahwa barang siapa menginfakan satu biji kurma di jalan Allah swt, Allah set akan meningkatkan pahalanya sehingga akan lebih besar dari Gunung Uhud. Gunung Uhud adalah gunung yang sangat besar di Madinah Munawwarah. Dengan demikian, pahala yang diterima lebih banyak dari tujuh ratus kali lipat ini diturunkan, maka Rasululah saw berdoa kepada Allah swt untuk menerima tambahan pahala. Terhadap doa Rasulullah ini, maka diturunkan ayat di bawah ini:
“Siapakah yang mau memberikan pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah) maka Allah swt akan melipatgandakan pembayarannya dengan berlipat ganda. Dan Allah swt yang menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan. Al Baqarah 245
Wassalamu’alaykum wr. wb.
Entry Filed under: Uncategorized. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed